12 responses

  1. Ockti Adilla
    November 17, 2013

    Mas Anjari…aku share ke temen2 ku yg lagi galau yaa…
    Suwun….

    • Anjarisme
      November 19, 2013

      Silahkan mba okti. Dg senang hati ;)

  2. Liza fathia
    November 17, 2013

    kita memang harus melakukan cek dan ricek lagi ya eyang sebelum ikut2an termakan dg pemberitaan yang ada. dan benar kata rasulullah, dalam bercanda pun ada etikanya. kejadian ini semoga bisa menjadi pelajaran juga buat bu menkes utk lebih hati2 dalam memilih kaliamat candanya

    • Anjarisme
      November 19, 2013

      Siap.. Makasih mba dokter..
      Pakabar liz? Lama tak bersua ;)

  3. samen
    November 18, 2013

    Ya ini,menkes dgn kualitas bobrok,mulut comboren..
    Mbok ya ngomong,warga miskin akan gratis u/ biaya pengobatan,drpd ngomong dan bercanda gak penting..
    Ini termsk penulis,yg capek2 anlisa panjang lebar u/ inget2 mana kata yg tepat,kata mengancam dan sebagianya..
    Becanda dan analisanya mkn bs lbh diganti dgn warga miskin gratis u/ operasi,check up,CTscan,test MRI gratis..
    Dan ini bener2 samah,selevel menteri gak ada sense terhdppp rakyat,termsk jongosnya sekalipun.
    Kl lg berpolemik dengan media baru ngoceh,coba kl ada praktek penunjukkan lgsg program kjs tanpa tender apa jg keras mengonggong?

    • noni
      November 20, 2013

      klo gitu mungkin samen lebih cocok jadi Menkes. klo memang pny ilmu pengetahuan yg lebih dalam coba samen kasi masukan ke bu Menkes gimana caranya bikin sistem pembiayaan yg berkeadilan dimana semua orang bisa gratis.

      jawabannya pasti gak ada.
      karena di seluruh dunia pun gak ada 1 negara pun yg bisa menggratiskan penduduknya utk biaya berobat.
      bahkan di negara sekaya Swis atau negara2 Skandinavia.
      yg ada itu dibayar oleh pajak individual/ korporat, artinya tetep ada orang yg bayar sesuai dgn kemampuan.

      itu yang dirumuskan oleh Kemenkes dalam SJSN-meniru sistem sosialis di negara maju, jauh sebelum posisi Menkes tsb berganti ke Ibu Nafsiah.

      sy pribadi berpikir bnyk kebijakan beliau yg bagus walaupun kontroversial. karena beliau emg bukan cari popularitas tapi lebih menekankan dimana semua pihak berhak mendapat akses kesehatan yang merata (termasuk pekerja seks, dimana diprotes oleh kalangan yg ‘katanya’ relijius).

      jadi kalo samen memang merasa lebih bijaksana, dan memberi solusi maka silahkan beri masukan kpd Kemenkes gimana caranya spy rakyat (terutama yg tidak mampu) bisa mendapat semua pengobatan gratis tsb.

      • petruk
        January 4, 2014

        Tapi di negara maju, gaji dokter umum di hargai pak!
        Usulku PNSkan saja semua dokter umum utk program bpjs ini. 1 dokter hy menanggung maks 1000jiwa. nanti diatur pembagian gajinya berdsrkan wilayah.

  4. kadek Santoso
    November 18, 2013

    25 jiga 25 jigo jadi seratus…. Bu Menkes bego bu Menkes bego rakyatnya mampus!

  5. sya2886
    November 18, 2013

    mas bagi link video or sumber rekaman menkesnya dong

  6. gust
    November 20, 2013

    yaa beda lah dokter sama buruh. dari gaji aja beda. lebih gede gaji buruh.

    • reader
      November 20, 2013

      Anda benar dan cukup jeli :)

Leave a Reply

 

 

 

Back to top
mobile desktop